Dok. Pribadi
Menjaga pakaian agar bisa awet dan tahan lama memang susah susah gampang. Butuh perhatian yang khusus merawat pakaian, apalagi bagi seorang mahasiswa kosan. Jalan keluar termudah memang bawa ke tempat laundry, tapi apakah semua pakaian kita bawa?

Banyak sekali tips yang dibagikan buat kalian untuk merawat pakaian kalian agar bisa awet. Mulai dari cara mencuci, menjemur, menyetrika, menyimpan pakaian, dan tips-tips lainnya. Demi keawetan dan lamanya pakaian itu bisa dipakai, bacalah ini...


A. Tips Mencuci Pakaian / Baju

1. Untuk pakaian yang baru dibeli, dikasih orang, dari hadiah, dan sebagainya sebaiknya dicuci sendiri tanpa mesin cuci dan tidak digabung dengan pakaian yang agar aman dari kasus kelunturan. Jika pencucian pertama dan kedua tidak ada masalah maka kita boleh menggabungkannya dengan pakaian lain untuk pencucian selanjutnya.

2. Apabila anda membeli atau mendapat baju bekas/second yang pernah dipakai orang lain maka cuci dahulu pakaian dengan deterjen anti kuman agar kuman penyakit yang menempel di baju-baju tersebut dapat bersih.

3. Pilah-pilah pakaian sebelum mencuci berdasarkan tingkat kekotorannya. Jangan menggabungkan pakaian noda lumpur atau kain pel dengan baju-baju yang dipakai sehari-hari dalam mencuci karena baju yang tadinya bersih bisa terkontaminasi kotoran.

4. Bila menginginkan hasil yang lebih baik dan lebih bersih maka sebaiknya cuci pakaian secara manual dengan tangan anda sendiri. Mesin cuci yang pada saat mencuci diset tidak sesuai dengan bahan pakaian atau sablon bisa membuat pakaian rusak.

5. Jangan rendam kaos, celana, baju, dan lain-lain yang disablon terlalu lama lebih dari satu jam di dalam larutan deterjen agar sablon tidak rusak.

6. Pada saat mencuci gunakan perasaan dan jangan emosi. Hati-hati pada saat menyikat pakaian, memeras pakaian, mengucek pakaian, membanting pakaian, dll jangan terlalu keras agar baju-baju tidak cepat rusak dan melar.

7. Biasanya pada label pakaian yang terdapat di leher atau bagian pinggang terdapat pesan-pesan dari pabrik mengenai perlakuan yang seharusnya dilakukan pada saat mencuci pakaian tersebut. Ada aturan tentang suhu air, zat kimia untuk mencuci, cara menyetrika, dsb. Pelajari bahan-bahan pakaian dan cara pencuciannya agar tidak salah metode / teknik mencuci. 

8. Pada bilasan terakhir kita bisa menggunakan cairan pelembut dan pewangi pakaian untuk hasil pencucian yang terbaik.

9. Zat pemutih pakaian yang terlalu kuat dapat menyebabkan sablon mengelupas dan rusak serta membuat bahan pakaiannya menjadi lebih tipis dan kasar.

10. Pakaian jenis tertentu dengan bahan khusus atau mudah rusak sebaiknya dicuci pada tempat cuci laundry profesional agar pakaian kita bisa awet selalu.

11. Jika ada baju yang terkena noda makanan atau noda kimia sebaiknya lekas dibersihkan agar lebih mudah dihilangkan nodanya, daripada dibiarkan akhirnya malah sulit untuk dibersihkan.

12. Hati-hati dengan pembersih noda/bleaching karena bisa mengubah warna pakaian anda jadi belang. Tes dulu pada bagian bahan yang tersembunyi sebelum mencoba membersihkannya.


B. Tips Menjemur Pakaian / Baju

1. Untuk bahan seperti kaos sebaiknya pada saat dijemur jangan digantung dengan hanger agar kerah atau bagian leher tidak melar.

2. Pakaian sablonan seperti kaos/t-shirt sebaiknya dijemur setelah baju dibalik. Jadi yang terkena matahari secara langsung adalah baju bagian dalam agar warna baju tidak cepat pudar dan kusam.

3. Selain dengan cara menjemur pakaian pada sisi sebaliknya, bisa juga menjemur pakaian dengan posisi miring terhadap cahaya matahari agar tidak terlalu panas.

4. Dalam menjemur pakaian sebaiknya gunakan penjepit baju agar baju kita tidak beterbangan tertiup angin kencang yang dapat membuat baju kembali kotor jika jatuh ke tanah atau lantai yang kotor.


C. Tips Menyeterika Pakaian / Baju

1. Gunakan cairan pelicin pakaian agar hasil setrikaan lebih bagus, tidak kusut dan harum baunya.

2. Untuk kaos dan pakaian lain yang ada sablonan sebaiknya disetrika setelah dibalik, di mana yang tersetrika adalah bagian dalam kaos, agar sablonan awet tidak mengelupas, rusak atau luntur terkena suhu panas.

3. Setrikalah baju anda sesuai aturan yang tertera pada label pesan perlakuan pakaian yang biasanya ada di bagian leher atau pinggang. Pelajari suhu-suhu yang perlu diset untuk setiap jenis bahan agar tidak salah setrika.

4. Menyetrika pakaian sebaiknya dilakukan ketika pakaian benar-benar kering habis dijemur di terik matahari cukup agar pakaian lebih awet tidak rapuh.


D. Tips Menyimpan Pakaian

1. Simpanlah pakaian anda di tempat yang bersih, kering, tidak berdebu dan tertutup rapat. Bersihkan dulu dengan lap kering atau lap basah jika kotor.

2. Sebelum menyimpan pakaian pada lemari pakaian sebaiknya anda pastikan terlebih dahulu tingkat kekeringan pakaian tersebut. Pastikan telah kering benar agar tidak menimbulkan bau tidak sedap.

3. Jangan menyimpan pakaian di tempat yang penuh sesak agar mudah diambil jika diperlukan dan tidak membuat pakaian menjadi kusut tidak rapi.

4. Cuci dengan bersih pakaian anda sebelum disimpan dan keluarkan benda-benda yang ada di dalam saku. Pakaian yang kotor atau mengandung makanan bisa mengundang serangga yang akhirnya merusak pakaian kita.

5. Baju anda bisa digantung di hanger agar baju rapi tanpa bekas lipatan. Untuk celana bisa digantung dan bisa juga dilipat untuk menghemat ruangan penyimpanan pakaian.

6. Gunakan kamper dan alat penghilang kelembaban air untuk menjaga pakaian anda tetap terjaga dalam kondisi yang prima dan baik serta menghadang serangga perusak pakaian kita.


E. Tips Tambahan

1. Untuk baju-baju khusus yang mahal atau baju kesayangan kita sebaiknya jangan sering dipakai dan jangan dibawa tidur agar tidak cepat kusut dan rusak.

2. Untuk pakaian yang digunakan sehari-hari dengan bahan umum dan murah bisa anda cuci di tempat laundry kiloan. Tetapi untuk jenis pakaian khusus yang mahal dengan bahan khusus sebaiknya anda cuci di laundry khusus satuan bukan kiloan agar pakaian anda dicuci dengan cara yang sesuai. (~L`)



0 komentar:

Posting Komentar

Copyright © 2012 Mading Elektronik Polimer / Template by : Urang-kurai