http://media.abatasa.com/dirmember/00003/ukhtifah/blog/coretan-hati-24490.jpg

Ketika Tuhan menciptakan wanita, Dia lembur pada hari ke-6. Malaikat datang dan bertanya  “ Mengapa begitu lama ,Tuhan ? “

Tuhan menjawab, “ Sudahkah kau melihat secara detail yang saya buat untuk menciptakan mereka ?“
“ 2 tangan ini harus bisa dibersihkan, tetapi bahannya bukan dari plastic. Setidaknya, terdiri dari 200 bagian yang bisa digerakkan dan berfungsi baik untuk segala jenis makanan. Mampu menjaga banyak anak, disaat yang bersamaan, punya pelukan yang dapat menyembuhkan sakit hati dan keterpurukan, dan semua ini dilakukannya cukup dengan 2 tangan. “


Malaikat itu takjub, lalu berkata,Impossible ! Dan itu pun model  standartnya ! “ Sudahlah Tuhan, cukup dulu untuk hari ini, besok kita lanjutkan lagi untuk menyempurnakannya. “

Tuhan berkata,  “ Owh tidak bisa. Saya akan menyelesaikannya, karena ini ciptaan favorit Saya.  Owh ya, Dia juga mampu lho menyembuhkan dirinya sendiri dan bisa bekerja selama 18 jam sehari. “

Lalu malaikat mengamati dan melihat wanita ciptaan Tuhan tersebut. “ Tapi Kau membuatnya begitu lembut Tuhan ? “

“ Ya, Saya membuatnya dengan lembut, tapi kau belum bisa bayangkan kekuatan yang Saya berikan agar mereka dapat mengatasi banyak hal yang luar biasa. “

 “Dia bisa berpikir ? tanya malaikat.

Tuhan menjawab, “ Tidah hanya berpikir, tapi dia mampu bernegoisasi. “

Malaikat itu menyentuh dagunya. “ Tuhan, kau buat ciptaan ini kelihatan lemah dan rapuh ! Seolah terlalu banyak masalah dan beban yang dia hadapi. “

“ Itu bukan lelah atahu rapuh ! Itu air mata “, koreksi Tuhan.

“ Untuk apa air mata itu ?”, tanya malaikat.

Tuhan melanjutkan, “ Air mata adalah salah satu dia mengekspresikan kegembiraan, kesedihan, cinta, kesepian, kegalauan, penderitaan, dan kebanggaan. “

“ Luar biasa, Kau jenius Tuhan ” kata malaikat. Kau memikirkan segala sesuatunya, wanita ciptaan-Mu ini akan sungguh menakjubkan. “

Ya, pasti. Wanita ini akan mempunyai kekuatan mempesonakan laki-laki. Dia dapat mengatasi masalah yang lebih besar daripada laki-laki. “ tambah Tuhan.

Selain itu,tambah Nya, Dia mampu menyimpan kebahagiaan dan pendapatnya sendiri. Dia mampu tersenyum bahkan saat hatinya menjerit. Mampu menyanyi di saat menangis, menangis saat terharu, bahkan tertawa di saat ketakutan. Dia berkorban demi orang yang dicintainya. Mampu berdiri melawan ketidakadilan. Dia tidak menolak kalau melihat yang lebih baik, dia menerjunkan dirinya untuk keluarganya. Dia membawa temannya yang sakit untuk berobat. “ Cintanya tanpa syarat “, Dia menangis saat melihat anaknya adalah pemenang. Dia girang dan bersorak saat temannya tertawa. Dia begitu bahagia mendengar kelahiran. Hatinya selalu sedih mendengar berita sakit dan kematian. Tetapi dia punya kekuatan untuk mengatasi hidup. Dia tahu bahwa sebuah ciuman dan pelukan dapat menyembuhkan luka. Hanya satu yang kurang dari wanita. .

DIA LUPA BETAPA BERHARGANYA DIA. “

BY : Rahmat Kardiansyah



0 komentar:

Posting Komentar

Copyright © 2012 Mading Elektronik Polimer / Template by : Urang-kurai